Obat Untuk Penyakit Cacingan

jenis-cacing-pada-manusiaObat untuk penyakit cacingan atau anthelmintika adalah obat yang dapat memusnahkan cacing-cacing di dalam tubuh manusia maupun hewan. Pada manusia dikenal bermacam-macam parasit cacing. Yang paling terkenal adalah cacing pita (Taenia solium/saginata), cacing gelang (Ascaris lubricoides), cacing kremi (Oxyuris vermicularis) dan cacing tambang (Necator americanis dan Ancylostoma duodenale). Penyakit inibanyak terdapat di Negara-negara yang berkembang, termasuk Indonesia. Diperkirakan lebih dari 60% anak-anak di Indonesia menderita penyakit infeksi cacing.  Penularannya umumnya melalui mulut, adakalanya melalui luka-luka dikulit (cacing tambang) dengan perantaraan telur-telur atau larvae yang banyak terdapat diaras tana, terutama bila pembuangan kotoran (tinja) dilakukan disembarang temoat dan tidak memenuhi persyaratan hygiene.

Gejala yang sering kali terjadi tidak begitu nyata dan berupa gangguan pada lambung isis seperti mulas, kejangkejang dan diarrhea dengan hilang nafsu makan, sering juga disertai dengan kurang darah (anemia).  Cara pencegahannya yang terutama adalah selalu mencuci tangan sebelum makan atau sebelum mengolah bahan makanan, jangan memakan lagi sesuatu yang telah jatuh di tanah tanpa mencucinya dengan bersih. Dengan tindakan ini, infeksi yang sering terjadi, yang melalui mulut dapat dihindarkan. Banyak obat untuk  penyakit cacingan anthelmintika dalam dosis terapi hanya bersifat melumpuhkan cacing, jadi tidak mematikannya. Guna mencegah agar jangan sampai parasit itu menjadi aktif lagi, maka mereka harus dikeluarkan dari tubuh secepat mungkin. Dalam hal ini tidak boleh menggunakan minyak, kastroli, sebab anthelmintika itu akan larut di dalamnya sehingga resorpsi obat dan toksisitasnya dipertinggi.

Sebaliknya obat pencahar (urus-urus) tidak diperlukan pada obat yang dengan sendirinya sudah bersifat laksans, misalnya pada piperzina dan diklorofen atau pada obat-obat yang berkhasiat vermicide (mematikan cacing), seperti mebendazol, piruinium dan niklosamida. Banyak anthelmintika memiliki khasiat yang efektif terhadap satu atau dua jenis cacing saja dan hanya beberapa obat-obat yang memiliki khasiat terhadap lebih banyak jenis cacing, misalnya mabendazol. Pengobatan yang baik harus didahului dengan pengenalan (diagnosis) parasit dengan jalan penelitian mikroskopis terhadap tinja, dimana pada penelitian tersebut dapat dikenal telur, larva atau jenis-jenis cacingnya.

Kumpulan gejala cacing di dalam tubuh disebut juga dengan penyakit cacingan. Penyakit cacingan ini biasanya dengan mudah menular. Cacingan bisa dicegah dengan cara sederhana seperti yang telah dijelaskan diatas.  Jika salah satu anggota keluarga Anda mengalami penyakit cacingan ini ada obat untuk penyakit cacingan alami yang dapat diramu sendiri dirumah untuk mengatasi masalah penyakit ini seperti :

Didihkan 100 ml air, lalu masukkan 1 gram bawang putih, dan 10 gram akar papaya kering yang sudah dipotong-potong. Diamkan selama 15 menit kemudian disating, Dan untuk air hasil saringannya di minum secara rutin.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Cacingan Untuk Mengatasi Cacingan, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Cacingan and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>